I Hate Monday

Sering kali kita jumpai banyak orang mengeluh Bagi para karyawan ungkapan “I Hate Monday” bukanlah suatu yang aneh di telinga dan perasaan. Bahkan bukan hanya di Indonesia phenemona “I Hate Monday” terjadi. Phenomena ini merata keseantero pelosok dunia.

Karena sejak berangkat melangkahkan kaki ketempat kerja sudah dibekali dengan “I hate Monday. Maka sangat mungkin terjadi rekayasa didalam pikiran, dalam bentuk (mungkin) memperpendek waktu kerja dikantor.
Misalnya:

  1. Datang terlambat dengan alasan jalanan macet. Pada hal terlambat bangun tidur..
  2. Cari alasan dinas luar kantor, pada hal (mungkin) pergi menemui selingkuhanya, untuk meneruskan dating, karena belum puas..
  3. Cari alasan untuk pulang cepat, karena ada urusan yg belum selesai
  4. Pamit dengan teman sekantor karena ada meeting diluar kantor sama client . Pada hal pergi ngeluyur mengunjungi selingkuhanya. (Hee....heee. meetingnya di pojok dapur kali yaa...bukan di ruang tamu atau di ruang meeting).--> bisa digebah sama tuan/nyonya rumah


Banyaklah kemungkinan2 negatip bisa terjadi di hari Senin.

Benang merah yang ingin disampaikan disini. Awal hari kerja (ibadah) kita jangan sampai diwarnai dengan Kebohongan. Karena bohong tidak membawa berkah. Bahkan bisa melanggar Sunnatulah yang mendatang azab

Banyak kebohongan dilakukan di hari Senin. Itu kata Peter Drucker pakar Quality Management..

Marilah kita lakukan telaah mundur beberapa hari kebelakang dalam minggu ini. Mundur sampai hari Senin. Kalau sekarang hari, maka ingat2lah apa yang dilakukan pada hari Senin yang lalu. Tentu akan masih sangat segar untuk di ingat.

Benarkah anda berkata jujur kepada orang lain pada hari itu ?
Apa saja Kebohongan yang di beritakan kepada orang lain di hari Senin.?
Apakah anda melakukan kesepakatan untuk sama2 berbohong dengan teman anda
Apakah sengaja atau tidak sengaja menyunat jam kerja dengan menggunakan alasan bohong ?

Kalau KEBOHONGAN itu yang dilakukan secara sadar, karena tercipta dari rekayasa kotornya suara hati,
Maka :

Pertama......... diri ini KEHILANGAN ROKHMAT dari ALLAH SWT. Entah untuk berapa lama.
Kedua............ diri ini secara tidak sengaja mengajak orang lain / teman untuk berbuat bohong juga.
Ketiga............ diri ini telah membukukan TAMBAHAN CATATAN DOSA.
keempat.........diri ini KEHILANGAN KESANTUNAN, sehngga diri ini menjadi miskin sopan dan santun.
Kelima............diri ini GAGAL menjadi seorang yang TANGGAP, TUMPUL dalam MENSIKAPI SEMUA SITUASI
Dan keenam...diri ini GAGAL MENCIPTAKAN SEJARAH HIDUP YANG BAIK.

Bersyukur bagi kita semua yang tidak melakukan kebohongan. Tetapi bagi mereka yang melakukan secara sengaja, janganlah dijadikan kebiasaan. Bertobatlah.
Hari,Tanggal dan jam adalah tanda-tanda kebesaran Allah SWT. Lalui tanda-tanda kebesaran Allah SWT dengan kesalehan. Bebas dari segala Kebohongan. Dan lakukan amal saleh nahi munkar dengan ikhlas tanpa pamrih.

H o m e    Back